Sabtu, 19 November 2016

MENUJU MUSCAM KNPI MANDAU YANG BERMARTABAT

KNPI Sebagai wadah berhimpun pemuda Indonesia, semakin dituntut untuk mengembangkan sikap-sikap kepemudaan yang kritis dan progresif, sekaligus menghindarkan diri dari sikap dan prilaku yang membebek (epigonistik).
Prilaku tersebut bukan tidak sejalan dengan dinamika kepemudaan yang kritis dan dinamis, tetapi akan membuat image bahwa KNPI tidak lebih sebagai kepanjang tanganan pemerintah untuk meredam dinamika kaum muda yang memiliki karakter agent of chengs di Indonesia. KNPI sebagai “rumah besar” seluruh elemen organisasi pemuda harus menyadari bahwa eksistensi dan kesinambungan perjalanan sebuah lembaga tidak akan ada artinya manakala pada saat dibutuhkan peran, kiprah dan keperduliannya tidak hadir dalam kenyataan. Namun bukan berarti juga bersebrangan dengan pemerintah
KNPI kedepan dihadapkan pada tantangan bagaimana memberdayakan dirinya sekaligus menampilkan model generasi muda yang dibutuhkan masyarakat dimasa mendatang. KNPI merupakan wadah pemuda yang keberadaanya berangkat dari semangat kebersamaan dan persatuan untuk melakukan hal yang bermanfaat sehingga hendaknya bisa menjadi contoh bagi generasi pemuda.
Dengan adanya Muscam KNPI Mandau ini marilah kita pemuda Mandau bersama - sama membangun Organisasi ini dengan semangat gotong royong, Bahu membahu namun tentunya dalam Muscam ini kita samakan barisan dalam memilih pemmpin KNPI Mandau  dengan semangat musyawarah untuk mencapai mufakat, artinya kita coba mngamalkan pancasila yaitu sila ke 4. dalam artian kita satukan suara dgn mnegenyamping ego sentimen pribadi atau kelompok sudah saatnya kita pemuda mandau bangkit bersama - sama dan saling membesarkan.saya berharap gimana klo kita amanaahkan tampuk kepemempinan KNPI Mandau kepada saudara zikro Ungkap ROHIS NALDI, saya juga sudah cerita panjang lebar dgn beliau dan beliau mngutarakan kepada saya bahwa beliau sangat ingin membangun Organisasi ini secara bersama -sama. tentunya saya sangat mnyambut baik nawaitu beliau ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar